Mengenal Jenis-Jenis Webbing Sling di Pasaran

Webbing Sling

Webbing sling merupakan anyaman yang terbuat dari tenunan kain kuat berbentuk pipih, datar atau tabung dengan ukuran lebar bervariasi. Ukuran lebar yang berbeda berfungsi mengikat benda yang ingin ditarik sesuai dengan kekuatan masing-masing. Keberadaan sling, sling belt atau lifting sling sangat dibutuhkan di berbagai industri. Kalau Anda berencana menghubungi jasa jual webbing sling, pastikan mencari informasi produk di pasaran.

Mengenal jenis dan metode penyimpanan webbing sling yang tepat

Jenis sling di pasaran bervariasi sebab memiliki fungsi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Jangan sampai Anda salah memilih model sling yang tidak tepat penggunaan. Agar tidak salah pilih, simak rangkuman singkat mengenai jenis webbing sling yang ada di pasaran berikut!

  1. Webbing nylon

Merupakan sling yang terbuat dari  bahan nilon yang bisa digunakan untuk mengangkat beban di luar ruangan. Pilihan bahan nilon sangat direkomendasikan untuk Anda yang ingin mengangkat beban atau barang di luar ruangan dan terpapar sinar matahari. Sebaiknya hindari penggunaan webbing Kevlar atau serat sintetis yang tidak memiliki ketahanan di bawah sinar matahari secara langsung.

Sling nilon bisa Anda gunakan untuk mengangkat beban di luar ruangan selama berhari-hari. Ketahanan yang kuat dan elastis hanya berkurang sekitar 30 persen saja meski Anda gunakan dalam waktu berhari-hari.

  1. Webbing polyester

Harga webbing sling yang terbuat dari bahan polyester bisa disesuaikan dengan beban yang hendak diangkat. Anda bisa menggunakan metode customize sling sesuai dengan kebutuhan saja.

Kelebihan webbing polyester terletak pada ketahanan dan kekuatan yang lebih baik dibandingkan dengan sling bahan nilon. Selain itu, bahan polyester tidak dapat menyerap air dan stabil terhadap sinar UV. Hanya saja penggunaan sling polyester tidak bisa terjemur di bawah sinar matahari berjam-jam.

  1. Webbing Polypropylene

Bahan polypropylene atau polimer termoplastik memiliki pangsa pasar yang cukup luas di seluruh dunia. Karakteristik sling yang tahan zat kimia, memiliki elastisitas sangat bagus dan kuat. Setidaknya Anda bisa menggunakan sling dari bahan polimer termoplastik berulangkali sebab webbing akan kembali ke bentuk semula setelah proses penekukan atau penarikan benda.

Tentu pemilihan webbing dari bahan polypropylene harus sesuai dengan fungsi penggunaan. Pasalnya, bahan polimer termoplastik memiliki kekurangan bisa meleleh kalau terpapar sinar matahari secara langsung dan rentan mengalami oksidasi. Penggunaan webbing harus berada di dalam ruangan yang tidak terkena sinar UV, ya!

Jika Anda sudah menemukan jenis sling yang tepat sesuai penggunaan, pastikan tahu metode penyimpanan seling yang baik. Sebaiknya Anda menyimpan seling di tempat yang bebas dari debu atau kotoran, tumpahan minyak atau cairan kimia yang bisa merusak bahan.

Misalnya bahan sling nilon tidak boleh terkontaminasi asam, sedangkan bahan polyester tidak layak digunakan saat terkontaminasi zat alkaline. Selain itu, hindarkan sling dari paparan sinar matahari secara langsung, percikan api atau kerusakan mekanis lain.

Ada banyak model dan merek yang ditawarkan jual webbing sling di pasaran. Anda harus tahu bahwa jenis sling pipih paling recomended sebab bisa digunakan untuk berbagai aplikasi. Hanya saja harga sling pipih lebih mahal dibandingkan sling tabung.

Untuk memilih material, model dan jenis webbing sling yang tepat, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan jasa penjual produk tersebut. Pilih supplier yang menyediakan sling untuk aplikasi sesuai dengan kebutuhan sehingga metode customize sling bisa bermanfaat untuk usaha Anda!